Ungkapan Lama
Cerahku hanya di wajahku Berbinarpun aku tak mampu Kata-kata gila kian menjadi Melawan arti kata hati Burung berkicau dengan merdu Berdendang di kala fajar sendu Seolah mengusik rindu Sejenak megusap pilu Daun gugur dengan lembutnya Tangkai-tangkai rapuh Angin hitam memayungi hujan Rintihan lirih di ujung petir Menanti lukisan indah berwarna-warni Aku... Wajahku... Hariku... Cerah kepalsuan yang setia Mengantarku ke puncak malam tanpa bintang Udara dingin merengkuh Menusuk jantung hati yang tertutup Semua kembali pada daun-daun kering Kembali terseok angin Inginku menjadi daun yang tidak pernah membeci angin Sekalipun akan hancur. P.s.: Revisi dari puisi tak berjudul 4 tahun lalu...