Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Patiently over Jealousy

Hei, apa kabar? Udah dua bulan lebih negeri kita terdampak wabah. Selama itu pula banyak orang yang dipaksa beradaptasi belajar, bekerja, beribadah di rumah, banyak orang kehilangan pekerjaan, kesulitan ekonomi, mendadak stress karna bosan dan mendadakan muncul tindakan kriminal lainnya. Semua orang, like semua strata sosial, semua usia mengalami dan merasakan hal yang sama. Senasib? Memang. Adil? Belum tentu. Untuk sebagian orang yang mengandalkan pekerjaan harian, wabah ini jadi cobaan yang berat bagi mereka. Jangankan takut sama wabah, memikirkan besok makan apa rasanya lebih menakutkan. Bagi sebagian lainnya yg terdampak PHK atau pemotongan gaji, mengandalkan uang tabungan yg entah sampai kapan akan mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sebagian lainnya, yang masih bisa hidup berkecukupan dan terbiasa membelanjakan hartanya untuk kepuasan pribadi, mulai gelisah mau diapakan pundi-pundinya tsb. Sebagian lainnya lagi yg masih berpenghasilan normal, ngga henti-hentinya mengucap...

Wabah dan Hikmah

Mereka bilang tahun ini  especially  bulan ini adalah bulan terberat.  Pardon me, that’s too short to decide, isn’t it ? Ya memang tahun ini bukan tahun yang mudah, karena adanya virus yang mewabah di seantero negeri bahkan dunia. Covid-19 ( Corona Virus Diseases 2019 ). Virus yang merupakan pandemi dari China. Bukan kategori virus yang mematikan tapi luar biasa penyebarannya, itu yang jadi momok menakutkan karena lumayan susah di- handle. Banyak aktivitas terganggu karena wabah tsb, dari sektor kecil sampai besar, dari perekonomian rumah tangga sampai anggaran negara. Semua jadi terbatas dan dibatasi. Nggak peduli rakyat kecil atau golongan parlente. Nggak pandang jabaatannya apa, semua sama, satu nasib. Dan dari semua  update  berita sampai drama yang bermunculan, berbagai bisikan  pop up  di kepalaku, mereka berisik banget minta dituangkan ke dalam tulisan. Lebih daripada itu, dengan adanya wabah yang membuat kita untuk  stay  d...